Event Disain Daerah Potret Karya Disain Wanita Muda,

Oleh : Gempar Ikka Wijaya

             Banyak pedisain wanita muda usia yang mencari kesempatan untuk dapat eksis dalam gelar karya professional. Akan tetapi karena sempitnya kesempatan untuk menggelar karya melalui event yang tepat, akhirnya banyak dari mereka yang gagal berkembang. Gelar Disain daerah menampilkan karya pedisain wanita muda, yang dilakukan di Mojokerto adalah salah satu event penting untuk memberikan kesempatan seperti ini. Memasuki tahun ke empat Gelar Disain daerah ini kembali menampilkan puluhan karya disain wanita muda. Banyak diantara pedisain ini adalah siswa SMK Jurusan Tata Busana, mereka yang baru menginjak usia produktif dalam disain diberikan kesempatan yang luas untuk mengembangkan diri dengan baik.

            Pemahaman mengenai inovasi, kreativitas, dan keberanian menampilkan disain busana dalam event ini merupakan langkah awal untuk menguasai pasar pakaian jadi global.

Data API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) menyebutkan bahwa nilai ekspor pakaian jadi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2008 yang lalu mencapai lebih dari 2,5 Milyar dollar US, atau 10 Milyar dollar US per tahun (sekitar 100 Trilyun per tahun atau 10 % dari APBN per tahun). Besarnya nilai pasar tekstil ini menunjukkan peluang dan potensi yang dapat dikembangkan dari pasar garmen global.

            Di pentas dunia karya-karya busana Indonesia sudah menjadi karya yang diperhitungkan. Di kawasan Asia Pacifik dan Afrika misalnya, banyak karya busana Indonesia yang menjadi trend dan digemari. Pasar Eropa dan Amerika juga merupakan pasar potensial karya busana Indonesia. Akan tetapi perkembangan karya disain busana Indonesia pada saat ini belum diarahkan ke pasar Eropa dan Amerika yang merupakan barometer disain karya busana global.

Di sini letak peran penting pemerintah, menjadi fasilitator sekaligus menjadi pendorong dan partner bagi tumbuh berkembangnya karya para pedisain muda daerah. Persaingan di masa depan dalam industri tekstil dan pasar pakaian jadi bukan hanya tergantung dari kepemilikan modal dan mesin-mesin industri tekstil saja, akan tetapi lebih pada kreativitas dan inovasi disain para perancangnya. Menurut Data API sepanjang tahun 2009 sebanyak lebih dari 271 pabrik tekstil tutup dan mem-PHK 171 ribu pekerja tekstil. Pada awal 2010 sebanyak 50 pabrik dan 30 ribu pekerja terancam akan menyusul.

Berberapa pengamat perkembangan bisnis garmen mengatakan bahwa kondisi ini diperparah dengan diberlakukannya Free Trade Agreement Asean China, pada awal tahun 2010 dan berbagai pembatasan lain yang dilakukan di beberapa lokasi pasar tekstil potensial lain. Akan tetapi pertumbuhan industri pakaian jadi dengan pendekatan industri rumahan saat ini masih tumbuh lebih cepat, berbeda dengan model industri padat kapitalisasi yang terancam kelangsungan perkembangannya.

 

Kemampuan Disain Wanita Muda Dan Kebutuhan Pasar Global

            Gelar disain dan busana daerah seperti yang ditampilkan ini adalah sebuah kegiatan penting dalam pembelajaran bagi para pedisain wanita muda usia. Akan tetapi belum banyak yang mengarahkan gelar disain seperti ini dengan kebutuhan pasar real lokal dan global. Sementara dari sisi kualitas disain, banyaknya karya yang ditampilkan dapat mendorong berkembangnya pasar garmen lokal dan bahkan pasar global. Minimnya dukungan pemerintah dalam membantu proses link dan match dengan pasar pakaian jadi menjadi kendala lanjutan bagi proses komersialisasi disain yang ditampilkan dalam gelar disain busana ini.

           Sebagian besar konsep disain yang muncul dalam event ini hanya berhenti pada proses uji kemampuan disain, akan tetapi belum mampu mendorong pasar busana yang lebih real. Padahal jika diamati dengan baik banyak karya disain yang ditampilkan memiliki tingkat kualitas disain yang sangat bagus. Akan tetapi masih belum banyak yang menggunakan event gelar seperti ini dalam kerangka life skill pedisain wanita muda yang sebenarnya. Apalagi jika konsep orientasi pasar ini juga dikembangkan dalam kerangka penumbuhan kemampuan wirausaha.

Kemampuan wirausaha ini dikembangkan embrionya di dalam dunia pendidikan, dan  event gelar busana seperti ini. Akan tetapi keterhubungan dengan pasar merupakan salah satu unsur utama yang tidak boleh ditinggalkan. Karena respon pasarlah yang merubah model serta  memberikan inspirasi bagi disain yang lebih baik.         Sedini mungkin kemampuan wirausaha dari para pedisain wanita muda seperti ini akan terasah. Bahkan talenta professional sudah dikembangkan jauh sebelum para pedisain wanita muda ini turun langsung berhadapan dengan pasar dengan pendekatan gelar disain seperti ini.

This entry was posted in Seni Dan Budaya. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s