God Partikel : Kunci Pembuka Alam Semesta ?

Oleh : Gempar Ikka Wijaya

Sebuah laboratorium raksasa dengan lingkaran panjang lebih dari 27 km dibangun di perbatasan Prancis dan Swiss dan ditanam 50 meter sampai 175 meter di bawah tanah. Sebuah terowongan dengan panjang 27 km ini dibangun oleh European Organization for Nuclear Research (EONR). Laboratorium yang disebut juga dengan Fermilab ini membuat penelitian dan simulasi pembentukan alam semesta. Bagaimana alam semesta ini terbentuk 13,7 Billon Tahun yang lalu ? apa saja yang menyebabkan alam semesta ini terbentuk ?

Studi yang dilakukan di dalam laboratorium ini sebenarnya sangat sederhana. Sebuah proses penembakan dilakukan pada partikel yang diselidiki. Dengan penembakan yang dilakukan ini akan diketahui ada bagian apa lagi yang membentuk partikel yang ditembak ini. Ketika sebuah partikel pecah menjadi kepingan sub partikel yang lebih kecil, maka akan diketahuilah  sub-sub partikel lain penyusun partikel tersebut.

Sekelompok peneliti menembak sebuah partikel photon yang bergerak dengan kecapatan mendekati kecepatan cahaya (99,999999 % mendekati kecepatan cahaya) dengan sebuah energi sebesar  7 TeV (7 Tera Electron Volt). Ketika photon ditembak dengan energi ini maka akan muncullah sub-sub partikel yang dianggap bertanggung jawab terhadap pembentukan berbagai fenomena yang terjadi di alam semesta. Sebuah proses pembentukan alam semesta dibuat miniaturnya ketika photon ini ditembak dengan energi sebesar 7 TeV. Konon energi yang bisa mendekati pembentukan alam semesta pada awal Big bang adalah ketika energi penembaknya ditingkatkan menjadi 14 TeV.

GOD Partikel, Sang Penentu Massa

Sebuah partikel danggap bertanggung jawab terhadap munculnya berbagai fenomena yang terjadi di alam semesta. Para ahli memburu partikel ini sejak tahun 2008 dan memberikan nama partikel ini sebagai GOD Partikel.  Perburuan terus dilakukan dan diharapkan partikel ajaib ini ditemukan. Jika partikel ajaib ini ditemukan maka berbagai pertanyaan akan terpecahkan. Salah satu pertanyaan yang akan dapat dipecahkan adalah bagaimana dimensi-dimensi dibentuk di alam semesta ini. Bagaimana dimensi panjang,lebar, massa, dan waktu terbentuk.Revolusi pemahaman ini akan membawa banyak kemajuan yang luar biasa bagi umat manusia. Penguasaan ruang dan waktu akan jauh lebih mudah direalisasikan.
Sebelumnya Einstein dan juga Stepehen Hawking berhasil menerangkan bagaimana puntiran ruang dan waktu akan mampu membawa manusia menguasai waktu setelah penguasaan ruang berhasil dilakukan oleh Revolusi Industri. Menguasai waktu ? Bkan seluruh unsur waktu mungkin yang mampu dikuasai akan tetapi waktu yang terkait dengan ruang. Sebuah perjalanan linier ruang dan waktu dapat diringkas menjadi sebuah perjalanan yang non linear melalui proses puntiran ruang dan waktu.  (GIW)

————————————–

Cuplikan Berita

——————————–

Ilmuwan Sewot Partikelnya Dihubungkan dengan ‘Tuhan’: Temuan Ini Tak Ada Hubungannya dengan Agama

http://id.berita.yahoo.com/ilmuwan-sewot-partikelnya-dihubungkan-dengan-tuhan-temuan-ini-044608508.html

14 Desember 2011

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA-“Kami tak menyebutnya sebagai ‘partikel Tuhan. Kalianlah, media, yang menyebutnya begitu,” kata peneliti senior asal AS saat diwawancara satu radio Eropa terkait temuan tebaru dari lembaga riset CERN soal partikel Tuhan.

“Well saya dari media,” kata si penyiar radio, “Dan saya akan terus menyebutnya seperti itu ‘partikel Tuhan’,” kata dia lagi.

Para ilmuwan rupanya tak berkenan kalau partikel ,ilmiah mereka disebut sebagai ‘partikel Tuhan’. Bukan apa-apa alasannya, menurut mereka partikel Higgs yang mereka cari cari itu tak ada hubungannya dengan agama apapundan manapun. Partikel Higgs hanya berusaha menjelaskan asal usul kehidupan dan alam semesta.

“Saya benci sekali julukan itu ‘partikel Tuhan’,” kata anggota tim riset ATLAS CERN Pauline Gagnon. Para ilmuwan lebih suka menyebutnya Tetap sebagai partikel Higgs.

“Partikel HIggs tak ada hubungannta dengan agama manapun, menggelikan sekali kalau ada yang menghubungkan seperti itu,” lanjut Pauline.

Oliver Buchmueller, dari tim lainnya CMS CERN, juga mengecam penyebutan ini. “Menjulukinya sebagai ‘partikel Tuhan’ sangat tidak tepat. Itu tidak adil pada penemu partikelnya dan peranan pentingnya di jagad raya. Ii tak ada hubungannya dengan Tuhan,” kata dia.

Partikel Higgs bosonini menjadi mimpi setiap ilmuwan ang tertarik memevahkan masalah asal usul alam semesta dan kehidupan. Ditemukan pada dekade 1960-an oleh ilmuwan Inggros Peter Higgs. Partikel ini adalah cara kerja bagaimana sebuah objek memperoleh massa pascatumbukkan besar alam semesta yang dikenal lewat teori Big Bang.

Menurut teori yang dikembangkan ilmuwan, partikel Higgs ini menjadi agen terciptanta bintang, planet,  dan kehidupan alam semesta karena partikel itu memberi massa pada elemen partikel terkecil. Ini mengapa ia disebut ‘partikel Tuhan’.

Pippa Wells, peneliti ATLAS CERN, mengatakan tanpa peran partikel Higgs boson maka partikel di alam hanya gentayangan tanpa tujuan. “Karena it mendengarnya dijuluki ‘partikel Tuhan’ membuat saya marah. Itu berkebalikan dengan apa yang kami ilmuwan lakukan di CERN,” kata dia.

Lantas darimana datangnya julukan ini? Salah satu versi mengatakan julukan berasal dar buku pemenang nobil fisika asal AS Leon M Lederman: “The God Particle: If the Universe is the Answer, What is the Question?”

Apa sih sebenarnya partikel Tuhan? Partikel Tuhan kerap juga disebut partikel Higgs. Ini adalah mata rantai partikel yang belum ditemukan ilmuwan terkait peristiwa bagaimana partikel dan energi berinteraksi. Partikel ini masuk ke dalam teori fisika model standard.

Bagaimana menemukan partikel ini? Para ilmuwan menembakkan partikel dengan arah yang berlawanan dalam terowongan sepanjang 27 km di kedalaman 100 meter dari permukaan.

Partikel yang ditembakkan itu akan bergerak dengan kecepatan cahaya dan mereka akan bertumbukkan pada akhirnya. Detektor yang supersensitif akan mengukur hasil tumbukkanpartikel itu yang berupa debupartikel.

Riset senilai 6 miliar poundsterling ini berupaya mereplika kondisi seusai penciptaan alam semesta 13,7 miljar tahun lalu yang biasa dikenal dengan nama teori tumbukkan besar atau Big Bang.

Dalam teori standar diprediksi, partikel subatom harusnya tak punya massa. Namun dalam teori lain, disebutkan, ada medan energi bernama Higgs dan boson yang muncul usai tumbukkan partikel itu. Kedua entitas ini membuat sub partikel tarik menarik, dengan kata lain memberinya massa.

Kalau ini ditemukan oleh ilmuwan maka mereka bisa menentukan dengan pasti lewat model matematika, bagaimana cara kerja alam semesta. Dengan kata lain, mereka menemukan partikel Tuhan yang menjelaskan segalanya.

——————————-

Ilmuwan Makin Dekat Temukan ‘Partikel Tuhan’ yang Bisa Jelaskan Asal Usul Dunia

http://id.berita.yahoo.com/ilmuwan-makin-dekat-temukan-partikel-tuhan-yang-bisa-035936312.html;_ylt=Al1xhiRpeZdIXUcxdvpEMfqDV8d_;_ylu=X3oDMTFyMmMzOG1uBG1pdANJbmZpbml0ZSBCcm93c2UgU3BsaXQEcG9zAzEEc2VjA01lZGlhSW5maW5pdGVCcm93c2VMaXN0;_ylg=X3oDMTM2OWpvcDU5BGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDNzM1MWJhMTQtOTQ3Ny0zOGU2LWI1NDctOGZkZDdmZjMzYTZmBHBzdGNhdANpbnRlcm5hc2lvbmFsBHB0A3N0b3J5cGFnZQR0ZXN0Aw–;_ylv=3

14 Desemver 2011

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA-Anda yang membaca novel karya Dan Brown atau sudah menonton filmnya yang berjudul Angel and Demon tentu tak asing dengam istilah ‘God particle’ atau partikel Tuhan.

Dalam novel dan filmnya itu, Dan Brown memperlihatkan bagaimana kemungkinan reaksi kaum agamawan, terutama Vatikan, bila ternyata betul ilmuwan bisa menemukan pertikel Tuhan yang menjelaskan asal usul dunia.

Dan kini, apa yang dikisahkan lewat fiksi itu kemungkinan jadi nyata. Peneliti di pusat riset bergengsi CERN mengklaim mereka sedikit lagi akan menemukan partikel Tuhan. Dua tim sudah mengklaim temuan ini.

Peneliti senior CERN Oliver Buchmueller mengatakan mereka sangat gembira dengan kemajuan riset fisika kali ini. Uji coba demi uji coba terus dilakukan. Mereka perkirakan tahundepan sudah bisa mengurai asal usul alam semesta termasuk partikel Tuhan itu.

“Kami sudah sangat dekat dengan kesimpulan partikel Tuhan,” kata Bucmueller sepert dikutip skynews, Rabu.

Apa sih sebenarnya partikel Tuhan? Partikel Tuhan kerap juga disebut partikel Higgs. Ini adalah mata rantai partikel yang belum ditemukan ilmuwan terkait peristiwa bagaimana partikel dan energi berinteraksi. Partikel ini masuk ke dalam teori fisika model standard.

Bagaimana menemukan partikel ini? Para ilmuwan menembakkan partikel dengan arah yang berlawanan dalam terowongan sepanjang 27 km di kedalaman 100 meter dari permukaan.

Partikel yang ditembakkan itu akan bergerak dengan kecepatan cahaya dan mereka akan bertumbukkan pada akhirnya. Detektor yang supersensitif akan mengukur hasil tumbukkanpartikel itu yang berupa debupartikel.

Riset senilai 6 miliar poundsterling ini berupaya mereplika kondisi seusai penciptaan alam semesta 13,7 miljar tahun lalu yang biasa dikenal dengan nama teori tumbukkan besar atau Big Bang.

Dalam teori standar diprediksi, partikel subatom harusnya tak punya massa. Namun dalam teori lain, disebutkan, ada medan energi bernama Higgs dan boson yang muncul usai tumbukkan partikel itu. Kedua entitas ini membuat sub partikel tarik menarik, dengan kata lain memberinya massa.

Kalau ini ditemukan oleh ilmuwan maka mereka bisa menentukan dengan pasti lewat model matematika, bagaimana cara kerja alam semesta. Dengan kata lain, mereka menemukan partikel Tuhan yang menjelaskan segalanya.

 

 

This entry was posted in Science Dan Technology. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s