STUDI MAKAM PARA PEJUANG ISLAM : KENANGAN TERINDAH PERJUANGAN MENEGAKKAN KALIMAH ALLAH

Oleh : H. Gempar Ikka Wijaya

 Jadi apakah jasad yang telah musnah di telan bumi ini yang akan kita ikuti ? Ataukah ajarannya yang abadi di dalam hati yang akan kita tegakkan bersama ? Jadi apakah suara dan mulut yang telah terkunci yang akan kita patuhi, Atau suara kesejatian pencipta mereka semua yang akan bergaung dalam kehidupan kita selanjutnya ?

Kenangan Indah Di Makam Rasulullah Yang Bertatahkan Emas

Menarik untuk melakukan studi makam para pejuang muslim di seluruh dunia. Meskipun Rasulullah mengajarkan kesederhanaan dalam kehidupan dan bahkan dalam menyongsong kehidupan di alam Barzah, akan tetapi daam kenyataannya, akan kita lihat betapa banyak makam para pejuang Islam yang kemudian dibangun dengan baik.

Sebagian menyalahgunakan makam untuk berbagai tujuan yang berujung pada kegiatan syirik. Akan tetapi lebih banyak lagi yang membutuhkan makam para pejuang muslim itu untuk mengenang perjuangan dalam menegakkan agama Allah di muka bumi.

Makam Rasulullah di Medinah misalnya sangat dihormati, sehingga seluruh bagian makam di bawah Kubah Hijau Masjid Medinah itu saat ini dilapisi emas murni. Makam yang dahulunya adalah rumah Rasulullah itu ada jasad Abu Bakar Siddik dan juga Sahabat Umar Bin Khattab.

Konon alirah Wahabiah yang berkembang pesat di Timur Tengah pernah berencana menggusur makam Rasulullah saw. Mereka menuduh umat Islam yang datang berziarah di makam Rasulullah sebagai perbuatan syirik. Kebiasaan umat Islam  saat berkunjung ke Masjid Madinah, selalu sholat Sunnah di Raudah, kemudian mereka tidak lupa melihat makam rasulullah di pinggir ruangan Raduah tersebut.

Akan tetapi niat kaum Wahabi ini ditentang keras oleh seluruh umat Islam di seluruh penjuru dunia. Bukan syirik yang menjadi masalah, akan tetapi kenangan indah seluruh perjuangan Rasulullah yang membuat umat Islam seluruh dunia marah dan menolak upaya penghapusan jasad  Rasulullah. Mendatangi dan memandang makam Rasulullah bagi sebagian besar umat Islam mampu membangkitkan semangat untuk menegakkan agama Allah.

Begitu pentingnya kenangan indah tersebut, dalam sejarah bahkan jasad Rasulullah bahkan akan dicuri oleh mereka yang hatinya jahat :

Usaha pertama:Niat jahat untuk memindahkan jasad Rasulullah SAW dari kota Medinah (Masjid Nabawi) untuk dipindahkan ke Mesir adalah ide al-Hakim al-‘Ubaidi, yang mengutus Abu al-Futuhuntuk melaksanakan tugas mencuri jasad Nabi SAW dan dua orang sahabat yang dimakamkan di areal Masjid Nabawi. Usaha pencurian ini gagal karena Abu al-Futuh kemudian insyaf setelah penduduk kota Madinah membacakan Surah At-Taubah ayat 12 – 13 kepadanya.

 

Usaha kedua: Niat jahat al-Hakim ternyata tidak surut. Ia kembali mengutus orang-orangnya untuk berusaha mencoba lagi membongkar makam Nabi SAW dan mencuri jasadnya untuk dibawa ke Mesir. Ketika para utusan itu sedang menggali di bawah tanah, penduduk Madinah melihat banyak cahaya dan terdengar suara gaib: “Wahai manusia, Nabi kalian sedang digali”.Maka penduduk kota Madinah secara beramai-ramai menangkap utusan al-Hakim, lalu mereka semua dihukum mati. Menurut sahibul hikayat, peristiwa usaha jahat (yang pertama dan kedua) untuk melakukan pencurian jasad Nabi ini terjadi sekitar tahun 386 – 411 H.

Usaha ketiga: Sultan Nouruddin Zengky dari Syria yang ikut serta dalam peperangan itu, pada suatu malam bermimpi. Dalam mimpinya itu Sultan bertemu Nabi Muhammad S.A.W seraya menunjuk kepada dua orang lelaki, dan berkata: “Lepaskan aku dari dua orang ini!”  Sultan terkejut dan terjaga dari tidurnya, kemudian beliau berwuduk dan sholat sunnat. Setelah sholat sunnat, sultanpun tidur kembali, akan tetapi mimpi yang sama itupun kembali terulang. Sultanpun bangun kembali dan berwuduk lalu shollat sunnat lagi. Setelah sholat iapun tidur kembali, namun mimpi yang sama itupun datang lagi dalam tidurnya. Mimpi yang berulang-ulang sampai tiga kali tersebut sangat mengguncangkan pikirannya, lalu iapun mengutarakan ikhwal mimpinya itu kepada Jamaluddin Al-Mushally, seorang wazir yang saleh. Mendengar cerita dari Sultan Nouruddin Zengky tentang mimpi yang dialaminya tersebut, Jamaluddin Al-Mushally berkata:

“Kenapa tuan masih di sini? Cepatlah kita berangkat ke Madinah, akan tetapi rahasiakanlah mimpi tuanku itu jangan sampai ada yang tahu!”


Ketika tengah malam mulai menjelang, berangkatlah Sultan Nouruddin dan Jamaluddin Al-Mushally bersama 20 orang pengawal dan pengiringnya dengan membawa pundi-pundi mata uang emas, permata yang mahal-mahal.
Singkat cerita, sampailah rombongan Sultan Nouruddin Zengky tersebut  di kota Madinah, setelah beristirahat sejenak lalu sultan mandi, berwuduk kemudian melakukan sholat. Tak lama kemudian ia memerintahkan kepada pengawalnya untuk memanggil semua penduduk kota dan mengatakan bahwa ia datang ke kota Madinah hanya untuk berziarah ke makam Nabi Muhammad dan akan membagi-bagikan hadiah kepada seluruh penduduk kota Madinah terutama bagi mereka yang tidak mampu.

Demikianlah, Sultan Nouruddin Zengky kemudian membagi-begikan sebagian harta yang dibawanya kepada penduduk kota Madinah, dan semua merata masing-masing mendapatkan bagiannya. Akan tetapi ada 2 orang lelaki yang tidak mau menerima pemberian dari sultan tersebut, dan hal ini merupakan keanehan tersendiri yang mengundang pertanyaan di hati sultan, karena bukan suatu yang menjadi kebiasaan dari penduduk kota untuk menolak pemberian sultan.  Mendapati keanehan ini, Sultan Nouruddin Zengky kemudian memerintahkan pengawalnya untuk memanggil ke dua orang lelaki tersebut untuk menghadapnya. Ketika sultan melihat wajah ke dua orang lelaki tersebut, ia teringat akan mimpinya, karena ke dua wajah lelaki itu sama persis dengan kedua orang lelaki yang ada dalam mimpinya yang ditunjuk oleh Nabi Muhammad S.A.W.


Menurut informasi dari para penduduk setempat, ke dua orang tersebut bukanlah dari Madinah melainkan pendatang yang berasal dari negeri Magribi, termasuk penduduk yang baik dan  saleh.  Keduanya sering sholat di Raudhah Nabi kemudian ziarah ke hujrah Nabi. Keduanyapun dikenal pemurah, sering berpuasa, dan membagi-bagikan sebagian hartanya kepada fakir miskin.

Mendengar laporan ini Sultan Nouruddin Zengky belum merasa puas, ia masih mencurigai kedua orang tersebut, ada apa di balik segala sikap kebaikannya? Sebab di dalam mimpinya Nabi Muhammad berulang-ulang bahkan sampai tiga kali agar menyelamatkan beliau dari kedua orang ini. Oleh sebab itu untuk mengetahui dengan mata kepala sendiri dengan apa sebenarnya yang telah diperbuat di Madinah, sultanpun pergi sendiri ke rumah kedua orang lelaki itu untuk mengetahui keadaan sesungguhnya keadaan ruang dalam rumahnya.


Apa yang didapat disana, ternyata di dalam rumah tersebut terdapat banyak harta benda yang berlimpah, emas, perak, dan batu-batu permata yang mahal-mahal. Kemudian didapatinya pula sebuah lubang yang setelah diselidiki ternyata menuju ke hujrah Nabi (kubur Nabi).


Singkat cerita, kedua orang Magribi (Maroko) itu kemudian ditangkap, diperiksa dan diberi hukuman yang setimpal dengan kesalahan yang diperbuatnya menurut Islam.  Dalam pengakuannya ternyata mereka adalah bukanlah orang Islam melainkan orang Kristen yang sengaja dibayar oleh tentara Salib untuk menggali dan mencuri jenazah Nabi Muhammad S.A.W.

Setelah mendengar, melihat, dan menyaksikan sendiri peristiwa tersebut, alangkah terkejutnya umat Islam di kala itu, terasa gemetar sekujur tubuh mereka, geram sekali. Apa jadinya jika upaya mereka sampai berhasil mencuri jenazah Nabi, perlakuan ini sungguh tidak bisa ditolerir lagi, dan suatu perbuatan terkutuk yang tak bisa dimaafkan. Akhirnya kedua orang tersebut  mendapat hukuman setimpal yaitu dihukum mati.
Kiranya demikianlah ta’wil mimpi Sultan Nouruddin Zengky itu. Kemudian atas perintah beliau pula, di sekeliling hujrah Nabi digali sedalam-dalamnya sampai bertemu dengan lapisan tanah yang mengandung air. Kemudian galian tersebut diurug dengan lempengan dan bongkahan tembaga hingga penuh sampai di permukaan bumi. Sampai sekarang di sekeliling hujrah Nabi di dalamnya terdapat beton terbuat  tembaga. Hal ini dilakukan agar tidak timbul kekhawatiran di kalangan umat Islam, jenazah Nabi Muhammad S.A.W akan dicuri orang.

Usaha keempat: Kisah tentang usaha yang keempat kalinya untuk mencuri jasad Rasulullah ini diceritakan oleh ibn Jubair yang pada saat itu sedang mengembara ke Iskandarsyah pada tahun 678 H. Di kota itu ia menyaksikan ada tawanan orang-orang Nasrani dari Romawi yang sedang dipekerjakan untuk membuat kapal.

Ternyata setelah kapal yang dibuatnya jadi,  para tawanan itu membawa lari kapal tersebut untuk dibawa kekota Jeddah dimana mereka melakukan beberapa tindak kejahatan dan perampokan. Sesudah itu mereka kemudian menuju kota Madinah dengan maksud mencuri jasad Nabi SAW. Atas ijin Allah SWT mereka dapat tersusul meskipun waktu itu rombongan pengejar sudah tertinggal sekitar satu setengah bulan. Mereka semua kemudian berhasil ditangkap dan dibunuh sebelum niatnya untuk mencuri jasad Nabi SAW terlaksana.

Lubang / gowa menuju kearah Masjid Nabawi. Lubang tersebut telah menembus tembok masjid, hampir sampai tembok Makam Rasulullah. Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah (menurut pengakuan kedua orang yang menggali  tersebut):

1) Mereka adalah dua orang Kristen dari Spanyol, datang ke Madinah menyamar sebagai jamaah haji dari Maroko.

2) Maksud kedatangannya adalah melaksanakan tugas suci dari Liga Kristen International untuk mengambil jasad Nabi Muhammad SAW. dan membawanya ke Eropa, serta semua biaya ditanggung oleh liga tersebut.

 

Usaha kelima: Usaha kali ini (Insya Allah adalah usaha jahat yang terakhir) adalah hasil persekongkolan antara Gubernur Madinah saat itu, dengan beberapa orang yang berasal dari Halab. Mereka memberikan harta yang berlimpah kepada Gubernur agar dapat diijinkan memasuki Masjid Nabawi dan membongkar makam Rasulullah SAW dan kedua sahabatnya. Kalau istilah jaman sekarang barangkali orang-orang Halab berhati jahat itu berusaha melakukan KKN sekaligus melakukan penyuapan kepada Pejabat Negara.

Entah bagaimana ternyata Gubernur Madinah setuju. Dia kemudian memanggil penjaga masjid Nabawi, Syeikh Syamsu al-Dien al-Showab al-Lamthy dan memberitahukan padanya bahwa pada waktu tengah malam nanti akan ada orang-orang yang mengetuk pintu masjid. Dengan tegas Gubernur memerintahkan agar penjaga pintu masjid membukakan pintu untuk orang-orang dari Halab itu. Sang penjaga masjid tentu saja tak kuasa menolak perintah seorang Gubernur.

Benar saja. Pada waktu tengah malam terdengar ketukan di pintu Al-Amir (pintu  Babu al-Salam). Ketika pintu dibuka masuklah sekitar 40 orang dari Halab yang membawa perlengkapan untuk menggali dan alat penerangan. Mereka langsung menuju ke makam Rasulullah SAW. Tapi baru saja mereka berjalan sampai mimbar masjid, sekonyong-konyong bumi terbelah dan menelan 40 orang Halab berikut semua perlengkapannya  tanpa tersisa dan tanpa meninggalkan bekas sedikitpun. Subhanallah, Allahu Akbar. Ketika esok paginya Gubernur memanggil penjaga lagi untuk menanyakan kejadian semalam, maka penjaga masjid menceritakan apa yang dilihatnya  semalam sejelas-jelasnya. Begitulah akhirnya. Usaha jahat yang kelima inipun gagal atas kehendak Allah SWT. Sayang sekali kapan terjadinya peristiwa ini tidak disebut. 

Melihat Makam Para Pejuang Agama Islam di seluruh dunia

Bernostalgia membayangkan bagaimana perjuangan hebat para penyebar kebenaran adalah lebih berharga dari sekedar keberadaan makam tersebut. Berikut ini aadalah rangkaian makam para penyebar agama Islam yang tersebar di seluruh dunia.

Beberapa makam malah masih terlhat aslinya. Sangat sederhana. Jadi apakah kemudian sosok tubuh yang telah ditelan bumi yang akan jadi panutan. Sosok para pejuang Islam bahkan telah tidak lagi mampu berkata-kata. Ataukah ajaran dan kenangan perjuangannya yang akan selalu kita ikuti dan kita kenang.

Kepada siapa kah kita akan patuh hari ini ? kepada sosok yang telah pergi dan membisu itu ataukah kepada Sang Pencipta mereka yang tiada akan pernah mati ? Kepada sebuah tanda kekuasaan Allah di atas altar kematian mereka? Atau pada suara sejati Yang Maha Perkasa yang tiada pernah sirna Yang Tiada penah mati ?

Wallahu a’lam.

Makam Khodjijah yang sangat sederhana

Makam Isti Rasulullah Ummu Salamah

Makam Putri Rasulullah Fatimah Az Zahro

Makam Nabi Nuh a.s. (wallahu a’lam)

Makam Nabi Nuh a.s. versi yang lain (wallahu a’lam)

Makam Nabi Zakaria a.s. (1)

 Makam Nabi Zakaria a.s.

Makam Nabi Ibrahim a.s. (1)

Makam nabi Ibrahim a.s. (2)

Makam Nabi Syuaib as.

Makam Nabi Daud a.s. (1)

 

 Makam Yusa’ Bin Nuh

 Makam Yahezkiel (Nabi a.s.?)

 Makam Nabi Yahya a.s.

Makam Nabi Ayyub a.s.

 

Makam Nabi Shalih, a.s.

 Makam Nabi Shalih, a.s.

 Makam Nabi Adam a.s. ? Atau Putranya Habil a.s. ?

 Makam Nabi Musa a.s. (1)

 Makam Nabi Musa a.s. (2)

 Makam Nabi Yahya a.s.

 Makam Salahuddin Al Ayyubi

 Makam Sahabat Bilal di Damaskus

Posted in Seni Dan Budaya | Leave a comment

Selamat Datang Di Artikel Tulisan

Selamat menikmati berbagai tulisan di artikeltulisan.wordpress.com, tentang berbagai topik bisnis, sosial ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, sejarah, seni budaya, telekomunikasi dan informatika, karya tulis penulis senior, wartawan, dosen, engginer, dan praktisi, dan di bawah asuhan Bapak H. Gempar Ikka Wijaya, kontak Hp/sms.082129098387 atau E-mail : artikelbebas@windowslive.com

Posted in Dari Redaksi | Leave a comment

STUDI DISAIN MAKAM PARA PENYEBAR AGAMA ISLAM

Oleh : Gempar Ikka Wijaya

 

Beragam jenis disain makam yang unik ternyata banyak dijumpai di petilasan para penyebar agama Islam Nusantara. Selain menggambarkan bagaimana jasa para penyebar agama Islam masa lalu, disain makam mereka memiliki makna yang mendalam tentang kekaryaan dan wajah cermin masyarakat di masa perjuangan mereka.

 

 Masjid Agung Demak, Karya Wali Sanga di masa lalu

Menarik untuk mempelajari disain makam para penyiar agama Islam di Nusantara. Mempelajari makam para pejuang agama Islam ini dapat mengenang bagaimana perjuangan mereka dalam memberikan pencerahan kehidupan masyarakat melalaui agama Islam. Selain itu makam para penyebar agama Islam ini ternyata memberikan cermin bagaimana masyarakat menyambut dengan baik karya mereka, bahkan beberapa makam memberikan cermin budaya yang hidup di tengah-tengah masyarakat.

Makam yang ditinggalkan oleh para penyebar agama Islam itu tidak mencabut masyarakat dari akar-akar budayanya, namun justru menggunakannya secara bijak untuk lebih mendekatkan mereka kepada masyarakat sehingga pesan dakwahnya lebih mudah dicerna dan diterima.

 

Disain Makam Maulana Malik Ibrahim

Makam Maulana Malik Ibrahim ada di desa Gapura,kotaGresik, Jawa Timur.

Bangunan dari Makam Maulana Malik Ibrahin mempunyai kekhasan tersendiri, hal ini terlihat dari baha batu nisan dangayatulisan Arab. Batu Nisan terbuat dari marmer dengangayaGUJARAT.

Makam Maulana Malik Ibrahim di tengah Makam-makam yang lain

 Para Peziarah memiliki kesempatan untuk melihat secara langsung

Makam Maulana Malik Ibrahim

 Disain Makam Sunan Kalijaga 

 Makam Sunan Kalijaga Ada di Desa Kadilangu, Jawa Tengah.

 

Makam Sunan Kalijaga Di antara makam-makam lain

 

 Disain Makam Sunan Giri

Lokasi makam Sunan Giri terletak di desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Tidak terlalu sulit untuk mencapai lokasi ini, karena terletak di antara perbatasan Gresik danSurabaya.

Pintu Masuk ke Makam Candi bentar Gaya Majapahit

 

Candi bentar Makam Sunan Giri dilihat dari undakan di bawahnya. Undakan dengan pegangan besi di tengahnya ini cukup panjang, karena Makam Sunan Giri memang berada di puncak perbukitan. Siluet di sebelah kanan adalah salah satu dari patung naga di depan candi bentar yang berukuran sangat besar.

 

Sebuah Patung Naga di depan Makam Sunan Giri

 Candi bentar dan patung naga di Makam Sunan Giri ini dibuat dari batu gamping dengan tekstur yang sangat menarik.

 

Desa Giri, Kebomas Gresik, Jawa Timur GPS -7.16912, 112.63061

 Suasana di sekitar Makam Sunan Giri. Bangunan joglo di sebelah kiri adalah tempat menunggu para peziarah sebelum dan setelah masuk ke makam

 

  Di tengah Kompleks Makam

Bagian Luar Makam Sunan Giri

 Bagian luar Makam Sunan Giri dengan ornamen bentuk-bentuk lengkung simetris dan repetitif pada fondasi batuan putihnya, serta dinding gebyog kayu dengan ornamen ukiran yang rumit dan indah. Sebuah karya seni budaya Jawa untuk menunjukkan penghormatan dan kecintaan masyarakat kepada sang penghuni makam.

Parapeziarah tampak tengah memanjatkan doa di bagian dalam Makam Sunan Giri yang masih dikelilingi lagi dengan dinding gayu gebyok berukir.

  Bangunan di sebelah kiri adalah makam Sunan Dalem (Zainal Abidin), anak pertama Sunan Giri. Makam Sunan Giri sendiri berada di sebelahnya, dengan fondasi batuan putih dan dinding gebyok kayu

Salah satu makam tua di halaman kompleks Makam Sunan Giri. Bentuk makam seperti ini tampaknya sudah jarang digunakan

 

 

Makam Sunan Muria

Makam Sunan Muria (Syeh R. Umar Sa’id, salah satu dari Wali Songo / Wali Sembilan) menyatu dengan Masjid Sunan Muria terletak di salah satu puncak G. Muria. Makam Sunan Muria dapat dicapai dengan berjalan kaki melewati ± 700 trap/tangga/undak-undakan dari pintu gerbang di dekat lokasi parkir mobil/bus; atau dapat juga dicapai dengan naik sepeda motor ojek. Makam SUNAN MURIA di Desa Colo, Kecamatan Dawe.

Makam Sunan Bonang 

Menurut beberapa sumber, Makam sunan bonang terdapat di beberapa tempat.Adayang mengatakan di dusun Bonang Lasem kab. Rembang-Jateng, di pulau Bawean kab Gresik-Jatim, di desa Singkal kab. Kediri-Jatim dan di Kelurahan Kutorejo Kab Tuban-Jatim. Tetapi diantara ke empat lokasi tersebut, Makam sunan Bonang yang terdapat di kelurahan Kutorejo Tuban adalah yang paling banyak di kunjungi peziarah. Lokasi lain Makam SUNAN BONANG terletak di Bonang adalah desa di kecamatan Panyingkiran, Majalengka,Jawa Barat,Indonesia

 

Disain Pintu Masuk Makam

Disain Pintu Masuk Yang Unik

 

 

Makam Sunan Gunung Jati

Makam Sunan Drajat

Sunan Drajat di makamkan di Desa Drajat, Paciran, Lamongan.

 

 

 

 

Makam Sunan Ampel

Lokasi makam SUNAN AMPEL  terletak didalam komplek masjid Jami Ampel di Surabaya

 

Deskripsi Bangunan :

Didepan makam ada dua pintu gerbang besar bergaya Eropa. Makamnya terpisah dengan dari makam lainnya dan diberi pagar teralis dari besi setinggi 110 cm. Diarah kaki (bagian selatan) ada pintu yang dapat dibuka dan ditutup yang dilengkapi dengan kunci gembok. Jiratnya disusun empat tingkat dan nisannya bagian atas berbentuk seperti daun teratai. Pada sisi jiat bagian selatan dituliskan keterangan diri tentang Sunan Ampel dalam aksara Latin.

 

Masjid Ampel Surabaya

 Di atas pintu masuk ke bagian terdalam Makam Sunan Ampel terlihat hiasan seperti kala dengan dua taring runcing mencuat ke atas, dan dijaga dua ekor naga dengan mulut menganga di sisi kiri kanan pintu dengan badan naik ke atas sepanjang kusen. Hal ini bisa menunjukkan kedekatan sang Sunan dengan budaya Jawa, Hindu dan Cina.

 

 

Disain Makam Sunan Ngudung (1)

 

 

 

 

Disain Makam Sunan Ngudung (2)

 

Disain Makam Syech jangkung

 

Disain Syeh Jumadil Qubro Mojokerto\

 

 

 

 

 

MAKAM DI SEKITAR MAKAM SYEH JUMADIL QUBRO

 

 

 

Posted in Seni Dan Budaya | Leave a comment

Tedhak Siten: Ritual Pasca Pernikahan Dan Indikator Kesehatan Perkawinan

Oleh : H. Gempar Ikka Wijaya

Di beberapa wilayah di tanah air dikenal adanya upacara tedhak siten atau upacara turun tanah. Tedhak Siten adalah salah satu ritual budaya pasca pernikahan yang penting untuk dilakukan. Upacara ini diperuntukkan bagi bayi yang mendekati usia 8 bulan (pitung lapan). Di pulau Jawa ada beberapa versi ritual budaya. Demikian juga versi tedhak siten secara beragam juga ditemukan di Pulau Sulawesi, Sumatra, Nusa Tenggara ataupun beberapa wilayah Indonesia yang lain. Masing-masing memiliki model, versi, dan kombinasi ritual budaya yang beragam.

Sebuah rangkaian ritual budayapun dilaksanakan untuk menyambut tahapan usia berjalan sang bayi. Pada umumnya ritual utama tedhak siten ini meliputi empat tahapan. Tahapan pertama jabang bayi diminta berjalan menginjakkan kaki pada kue jaddah 7 warna (putih, merah, hijau, kuning, biru, coklat, ungu). Masing-masing warna jaddah membawa makna dan pemahaman yang mendalam yang melambangkan seluruh tahapan dalam perjalanan kehidupan jabang bayi sepanjang kehidupannya.


Tahapan kedua sang jabang bayi dibawa berjalan mendaki tangga yang terbuat dari pohon tebu hitam. Makna terdalam dari ritual ini memberi lambang, agar dalam kehidupannya si bayi dapat berjalan lurus dan selalu meningkat derajat kehidupan dan pengetahuannya.

 

Tahapan ketiga sang bayi dimasukkan ke dalam kurungan (kurungan ayam terbuat dari bambu). Dalam tradisi masuk kurungan ini, bayi kemudian diminta untuk memilih berbagai perangkat yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Perangkat yang biasanya dimasukkan ke dalam kurungan ini adalah handphone, kertas, alat tulis, miniatur alat kedokteran, dan berbagai macam alat yang lain. Konon apa yang dipilih oleh sang bayi itulah yang nanti akan menjadi jalan kehidupan sang bayi di masa depan/

Tahap keempat si bayi dimandikan dengan air gege (air yang telah disimpan semalam dalam tempayan dan pagi harinya dihangatkan dengan sinar matahari pagi). Tahap akhir upacara ditutup dengan ritual budaya udhik-udhik oleh nenek sang bayi. Yang disebut udhik-udhik adalah campuran antara beragam biji-bijian (kacang tanah, kacang hijau, dan sebagainya) dan uang logam. Uniknya campuran uang dan biji-bijian ini dibagikan dengan cara melempar kepada para undangan yang hadir. Masyarakat yang hadir ikut berebut uang logam yang dibagikan. Beberapa keluarga yang lebih kaya mengganti uang pecahan logam dengan uang kertas nominal 20 ribuan atau bahkan 50 ribuan, sehingga menjadi menarik pada saat prosesi pembagiannya.

 

Indikator Kesehatan Perkawinan, Bayi, dan Kesiapan Sosio Ekonomi Orang Tua

Di luar makna ritual budaya yang biasa dikenali oleh masyarakat. tedhak siten menyimpan makna adanya sebuah indikator penting bagi kontrol kesehatan perkawinan, tingkat perkembangan jabang bayi, dan kesiapan sosio ekonomi orang tua.

Tedhak siten menjadi indikator penting keberhasilan sebuah perkawinan dalam menjaga rumah tangga, anak-anak hasil perkawinan, dan hubungan silaturahmi dengan masyakarat sekitar. Masyarakat dapat melihat keberhasilan sebuah perkawinan dari jalannya upacara tedhal siten yang dilakukan. Bagaimana komunikasi pasangan suami istri dengan sang bayi, dengan orang tuanya, dan dengan masyakaratnya.

Selain indikator keberhasil sebuah perkawinan, konon tedhak siten juga menjadi indikator pengukur tingkat kecukupan gizi bayi, yang didisain sangat detil oleh para tokoh spiritual masa lalu. Uba rampe yang berisi tumpeng dengan berbagai macam ragam jajanan pasar, makanan sehat, dan segar lain adalah contoh pengenalan konsep makanan sehat yang harus tersedia bagi perkembangan fisik sang jebeng bayi. Sementara berbagai pilihan mainan bagi bayi yang ada dalam kurungan adalah contoh indikator tingkat perkembangan sisi psikologis sang bayi.

Pada usia 8 bulan sang bayi harus bersiap untuk berjalan. Orang tua akan dikontrol kemampuannya menjaga kesiapan gizi fisik oleh masyarakat. Ketika tedhak siten tidak dilakukan, tanggung jawab pemenuhan gizi bayi hanya tertumpu pada orang tua, tapi dengan upacara ini masyarakat ikut memberi kotribusi pengawasan. Pemerintah hanya menjadi administrator yang mengambil data pengawasan dan kontrol yang dilakukan oleh masyarakat dalam upacara tedhak siten.

Demikian pula proses penjagaan psikis dan aspek perkembangan sosio ekonomi keluarga dalam tedhak siten terlihat sangat dominan. Konsep penjagaan sebuah keluarga oleh msayarakat dan negara sangat kental terlihat dalam upacara tewdhak siten ini.

Selain ada aspek pengawasan ketercukupan fisik dan psikologis sang bayi oleh masyarakat, aspek sosio ekonomi orang tua, upacara tedhak siten juga memberikan aspek pendidikan sosial kemasyarakatan yang sangat mendalam bagi bayi.

Bayi diajarkan untuk memahami budaya sosial kemasyarakatan, sehingga akan menghapus adanya potensi sifat asosial dalam perkembangan sang bayi. Pada bayi dikenalkan sikap keterbukaan, egaliter, dan memahami fungsi berbagai interaksi masyakarat dalam kehidupannya di masa depan. Inilah berbagai aspek mendasar dan mendalam dari sebuah upacara sederhana yang konon sengaja dibuat oleh Sunan Kalijaga itu.

Upacara tedhak siten sebenarnya membantu berbagai upaya kontrol kesehatan dan gizi bayi yang selama ini telah dilakukan oleh pemerintah. Program pos yandu, puskesmas, dan polindes nisalnya, akan terbantu oleh tersebar luasnya kembali budaya tedhak siten. Masyarakat akan cepet mengenali bayi-bayi yang kurang gizi dan orang tua yang memiliki kelemahan posisi sosial ekonomi. Sementara pemerintah dalam kondisi strata informasi seperti ini dapat memainkan perannya sdebagai pengambil keputusan yang lebih baik. Secara prinsip, kemudian [emerintah dapat mengambil alih, peran penjagaan fisik dan psikologis bayi, jika orang tuanya mengalami kesulitan, melalui informasi langsung dari masyarakat ini.

Melakukan upacara tedhak siten bukanlah hanya semata-mata melestarikan budaya yang unik, akan tetapi juga mempunyai fungsi dalam membantu pemerintah menjaga indikator gizi dan kesehatan bayi. Melakukan upacara ini akan membantu menghapus berbagai ancaman gizi buruk yang saat ini sangat potensial terjadi karena kelemahan pencatatan rekam asokan gizi bayi. (GIW, 23 Januari 2010)

Posted in Seni Dan Budaya | Leave a comment

JEJAK LANGIT DALAM SEBUAH PETA

Oleh : H. Gempar Ikka Wijaya

Alam semesta berhasil dipetakan dengan lebih detil oleh berbagai inisiatif pembuatan peta langit. Bahkan beberapa inisiatif pembuatan peta ini berhasil menemukan jejak-jejak awal pembentukan alam semesta 11 Milyar tahun yang lalu

 

Sejak lama para peneliti angkasa berusaha memahami langit. Sejak masa Mesir Kuno, Maya Aztec, Yunani Kuno, bahkan pada kebudayaan Nusantara Kuno, memetakan langit merupakan kegiatan yang menarik. Sebagian kebudayaan percaya bahwa kombinasi kedudukan benda-benda langit mempengaruhi nasib dan perjalanan kehidupan manusia. Bangsa Yunani kuno memberi nama-nama gugusan bintang dengan nama-nama para tokoh sejarah atau legenda mereka. Di beberapa bangsa pelaut dunia juga menjadikan bintang sebagai petunjuk arah pelayaran di lautan. Beberapa bintang juga dijadikan petunjuk bagi dimulainya musim tanam padi di Pulau Jawa.

Begitu menariknya alam semesta. Kegiatan memetakan langit, untuk alasan yang sedikit berbeda, masih diteruskan oleh para peneliti alam semesta sampai saat ini. Bahkan beberapa peta langit berhasil dibuat oleh para peneliti dunia sampai saat ini.

Para ilmuwan dari University Portsmouth misalnya, berhasil membuat peta langit yang sangat luas. Lengkap dengan galaksi, bintang, planet, dan benda-benda angkasa lainnya. Peta yang disebut 2MASS Redshift Survey (2MRS) ini mencakup jarak 380 juta tahun cahaya dan memetakan lebih dari 45.000 galaksi, termasuk Galaksi Bimasakti yang menjadi tempat tinggal kita saat ini. Akan tetapi peta yang terbilang paling lengkap ini juga masih merupakan bagian kecil dari angkasa yang sesungguhnya. Diameter Galaksi Bima Sakti, tempat Planet Bumi, berada saja, diperkirakan sepanjang 100.000 juta tahun cahaya. Betapa kecilnya peta yang dibuat ini dengan alam semesta yang sebenarnya.

Peta langit ini dihasilkan dari survey selama jangka waktu 10 tahun lebih. Dengan teknologi menggunakan cahaya mendekati cahaya inframerah. Dua buah teleskop raksasa di observatorium Fred Lawrence Whipple (Arizona) dan observatorium Cerro Tololo Inter-American (Chili) digunakan selama lebih dari 10 tahun untuk melengkapi peta langit raksasa ini.

Inisiatif pembuatan peta alam semesta yang lain berhasil dilakukan oleh Survey dari Sloan Digital Sky (SDS). Peta angkasa yang dibuat ini berbeda dengan peta 2 MRS. Peta SDS menggunakan planet Bumi sebagai posisi 0 km peta langit. Dari Bumi ditarik jarak ke lokasi benda-benda angkasa yang diteliti. Sehingga peta ini akan membesar mengarah semakin jauh ke posisi paling jauh dari langit yang berhasil diteliti.

Peta SDS ini bahkan mencakup kondisi langit yang sesungguhnya 11 milyar tahun yang lalu. Beberapa cahaya bintang di Galaksi terjauh yang berhasil dipetakan, ternyata adalah cahaya yang telah menempuh jarak waktu 11 milyar tahun. Cahaya yang telah menempuh perjalanan waktu 11 milyar tahun ini jauh lebih lama dibandingkan perkiraan munculnya cahaya awal di angkasa pada 7 milyar tahun yang lalu.

Sebanyak 14 ribu kuasar berhasil dipetakan oleh peta SDS ini. Bahkan diperkirakan pada tahun 2014 yang akan datang sebanyak 140 ribu kuasar akan berhasil ditambahkan ke dalam peta SDS oleh survey lanjutan yang dilakukan oleh Baryon Oscillation Spectroscopic (BOS). (GIW, 15 Agustus 2011)

————————–

CUPLIKAN BERITA

Astronom Temukan Lubang Hitam Terbesar

http://id.berita.yahoo.com/astronom-temukan-lubang-hitam-terbesar-031700650.html

Liputan 6 – Sel, 6 Des 2011

Liputan6.com, California: Para ilmuwan telah menemukan dua lubang hitam terbesar yang pernah diamati, masing-masing dengan massa miliaran kali lebih besar dari Matahari. Demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal ilmiah Nature, Senin (5/12).

Dua lubang hitam raksasa itu terletak di jantung sepasang galaksi sekitar beberapa ratus juta tahun cahaya dari Bumi. Setiap lubang hitam diperkirakan memiliki massa sekitar 10 miliar kali lebih besar dari Matahari, jauh melebihi lubang hitam terbesar yang sebelumnya ditemukan dan memiliki massa 6,3 miliar kali dari Matahari.

Tim peneliti dari University of California, Berkeley, yang dipimpin oleh Nicholas McConnell dan Chung-Pei Ma mengatakan satu lubang hitam terletak di NGC 3842, cluster galaksi paling terang sekitar 320 juta tahun cahaya dari Bumi. Lubang kedua merupakan “massa yang sebanding atau lebih besar” dan terletak di NGC 4889, galaksi paling terang di cluster Coma sekitar 335 juta tahun cahaya jauhnya.

“Kedua lubang hitam ini secara signifikan lebih besar dari yang diperkirakan,” tulis para astronom. Mereka mengatakan, perhitungan menunjukkan bahwa proses evolusi yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan terbesar galaksi dan lubang hitam mereka daripada galaksi yang lebih kecil.

Para astronom juga sudah lama menduga bahwa sejak alam semesta dimulai telah memendam lubang hitam dengan massa ukuran dua raksasa yang baru ditemukan itu. Lubang hitam kosmik ini tumbuh secara bersama-sama dengan galaksi mereka, menghirup gas, planet dan bintang-bintang.

“Ada hubungan simbiosis antara lubang hitam dan galaksi mereka yang sudah ada sejak dulu,” kata Kevin Schawinski, seorang astronom Yale dalam penelitiannya pada Juni lalu. (AFP/JAY/MEL)

———————

CUPLIKAN BERITA

Tata Surya Miliki Dua Anggota Lagi Seukuran Bumi, Planet Baru Ditemukan

http://id.berita.yahoo.com/tata-surya-miliki-dua-anggota-lagi-seukuran-bumi-102945491.html

23 Desembner 2011

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Misi Kepler dari badan antariksa Amerika Serikat (NASA) memastikan telah menemukan dua planet seukuran Bumi yang mengorbiti sebuah bintang seperti Matahari dalam sistem tata surya kita, demikian NASA seperti dikutip Reuters, Kamis (22/12)

NASA menyebut penemuan ini adalah tonggak bersejarah dalam misi pencarian planet-planet serupa Bumi.

Kedua planet yang dinamai Kepler-20e dan Kepler-20f ini adalah planet-planet terkecil di luar sistem tata surya yang dikonfirmasi mengelilingi sebuah bintang seperti Matahari, demikian NASA.

Kedua planet baru  ini terlalu dekat ke bintang mereka untuk bisa disebut berada di zona layak ditempati kehidupan (habitable zone) di mana ada air likuid pada permukaan planet.

“Penemuan ini menunjukkan untuk pertama kalinya bahwa planet-planet seukuran Bumi ada di sekitar bintang-bintang lain (di luar Matahari) dan bahwa kita mampu mendeteksinya,” kata Francois Fressin dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics di Cambridge, Massachusetts.

Kedua planet baru ini diyakini sebagai planet berbatu.  Kepler-20e agak lebih kecil dibandingkan Venus, dengan radius 0,87 kali dari jari-jari Bumi.

Kepler-20f sedikit lebih besar dibandingkan Bumi dengan jari-jari 1,03 kali jari-jari Bumi. Kedua planet ini berada di sistem beranggotakan lima planet yang dinamai dengan Kepler-20, sedangkan jaraknya adalah 1.000 tahun cahaya dalam konstelasi Lyra.Kepler-20e mengorbiti bintangnya setiap 6,1 hari, sementara Kepler-20f mengorbit setiap 19,6 hari.Kepler-20f, yang bersuhu 800 derajat Fahrenheit, mirip dengan rata-rata hari planet Merkurius.

Suhu di permukaan Kepler-20e yang mencapai lebih dari 1.400 derajat Fahrenheit, bisa melelehkan kaca.

Teleskop ruang angkasa Kepler mendeteksi planet-planet dan calon planet dengan mengukur kekuatan cahaya lebih dari 150.000 bintang ketika planet-planet melintas di depan bintang-bintangnya. (*)

Posted in Science Dan Technology | Leave a comment

Event Disain Daerah Potret Karya Disain Wanita Muda,

Oleh : Gempar Ikka Wijaya

             Banyak pedisain wanita muda usia yang mencari kesempatan untuk dapat eksis dalam gelar karya professional. Akan tetapi karena sempitnya kesempatan untuk menggelar karya melalui event yang tepat, akhirnya banyak dari mereka yang gagal berkembang. Gelar Disain daerah menampilkan karya pedisain wanita muda, yang dilakukan di Mojokerto adalah salah satu event penting untuk memberikan kesempatan seperti ini. Memasuki tahun ke empat Gelar Disain daerah ini kembali menampilkan puluhan karya disain wanita muda. Banyak diantara pedisain ini adalah siswa SMK Jurusan Tata Busana, mereka yang baru menginjak usia produktif dalam disain diberikan kesempatan yang luas untuk mengembangkan diri dengan baik.

            Pemahaman mengenai inovasi, kreativitas, dan keberanian menampilkan disain busana dalam event ini merupakan langkah awal untuk menguasai pasar pakaian jadi global.

Data API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) menyebutkan bahwa nilai ekspor pakaian jadi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2008 yang lalu mencapai lebih dari 2,5 Milyar dollar US, atau 10 Milyar dollar US per tahun (sekitar 100 Trilyun per tahun atau 10 % dari APBN per tahun). Besarnya nilai pasar tekstil ini menunjukkan peluang dan potensi yang dapat dikembangkan dari pasar garmen global.

            Di pentas dunia karya-karya busana Indonesia sudah menjadi karya yang diperhitungkan. Di kawasan Asia Pacifik dan Afrika misalnya, banyak karya busana Indonesia yang menjadi trend dan digemari. Pasar Eropa dan Amerika juga merupakan pasar potensial karya busana Indonesia. Akan tetapi perkembangan karya disain busana Indonesia pada saat ini belum diarahkan ke pasar Eropa dan Amerika yang merupakan barometer disain karya busana global.

Di sini letak peran penting pemerintah, menjadi fasilitator sekaligus menjadi pendorong dan partner bagi tumbuh berkembangnya karya para pedisain muda daerah. Persaingan di masa depan dalam industri tekstil dan pasar pakaian jadi bukan hanya tergantung dari kepemilikan modal dan mesin-mesin industri tekstil saja, akan tetapi lebih pada kreativitas dan inovasi disain para perancangnya. Menurut Data API sepanjang tahun 2009 sebanyak lebih dari 271 pabrik tekstil tutup dan mem-PHK 171 ribu pekerja tekstil. Pada awal 2010 sebanyak 50 pabrik dan 30 ribu pekerja terancam akan menyusul.

Berberapa pengamat perkembangan bisnis garmen mengatakan bahwa kondisi ini diperparah dengan diberlakukannya Free Trade Agreement Asean China, pada awal tahun 2010 dan berbagai pembatasan lain yang dilakukan di beberapa lokasi pasar tekstil potensial lain. Akan tetapi pertumbuhan industri pakaian jadi dengan pendekatan industri rumahan saat ini masih tumbuh lebih cepat, berbeda dengan model industri padat kapitalisasi yang terancam kelangsungan perkembangannya.

 

Kemampuan Disain Wanita Muda Dan Kebutuhan Pasar Global

            Gelar disain dan busana daerah seperti yang ditampilkan ini adalah sebuah kegiatan penting dalam pembelajaran bagi para pedisain wanita muda usia. Akan tetapi belum banyak yang mengarahkan gelar disain seperti ini dengan kebutuhan pasar real lokal dan global. Sementara dari sisi kualitas disain, banyaknya karya yang ditampilkan dapat mendorong berkembangnya pasar garmen lokal dan bahkan pasar global. Minimnya dukungan pemerintah dalam membantu proses link dan match dengan pasar pakaian jadi menjadi kendala lanjutan bagi proses komersialisasi disain yang ditampilkan dalam gelar disain busana ini.

           Sebagian besar konsep disain yang muncul dalam event ini hanya berhenti pada proses uji kemampuan disain, akan tetapi belum mampu mendorong pasar busana yang lebih real. Padahal jika diamati dengan baik banyak karya disain yang ditampilkan memiliki tingkat kualitas disain yang sangat bagus. Akan tetapi masih belum banyak yang menggunakan event gelar seperti ini dalam kerangka life skill pedisain wanita muda yang sebenarnya. Apalagi jika konsep orientasi pasar ini juga dikembangkan dalam kerangka penumbuhan kemampuan wirausaha.

Kemampuan wirausaha ini dikembangkan embrionya di dalam dunia pendidikan, dan  event gelar busana seperti ini. Akan tetapi keterhubungan dengan pasar merupakan salah satu unsur utama yang tidak boleh ditinggalkan. Karena respon pasarlah yang merubah model serta  memberikan inspirasi bagi disain yang lebih baik.         Sedini mungkin kemampuan wirausaha dari para pedisain wanita muda seperti ini akan terasah. Bahkan talenta professional sudah dikembangkan jauh sebelum para pedisain wanita muda ini turun langsung berhadapan dengan pasar dengan pendekatan gelar disain seperti ini.

Posted in Seni Dan Budaya | Leave a comment

PERANG BUBAT : TITIK TEMU TAFSIR SEJARAH DAN ROMANTISME CINTA SUNDA MAJAPAHIT (2)

Oleh : Gempar Ikka Wijaya

Perang Bubat memang terjadi akan tetapi tidak pernah ada korban yang jatuh dari kedua belah pihak. Tidak pernah ada korban jiwa dari  Majapahit ataupun Sunda

 ROMANTISME PERKAWINAN YANG MEGAH DAN MASHYUR

           Peristiwa Bubat terjadi karena dorongan inspirasi kuat Pra Majapahit. Sri Prabu Jayabaya dari Kedhiri memberikan ide yang kuat tentang penyatuan Timur-Barat yang akan membawa kejayaan Nusantara (Serat Aji Pamasa). Inspirasi besar ini, menjadi mantera yang menembus ruang dan waktu.  Dari Kerajaan Airlangga, Singashari, sampai ke jaman kejayaan Majapahit.

Kisah penyatuan Janggala dan Panjalu oleh Empu Barada dikenal pada masa jaman kerajaan Airlangga. Janggala representasi kerajaan Timur dan Panjalu (Nama kerajaan Sunda) adalah kerajaan Barat. Pada Masa Majapahit representasi ini bergeser. Nusantara mencapai kejayaan, jika entitas ke-Timur-an (Majapahit)  bersatu dengan entitas ke-Barat-an (Sunda).

            Gajah Mada sangat faham semangat ini. Meskipun dalam Sumpah Palapa, Gajah Mada menyebut Sunda disamping Pahang, Seram, Guru, dan wilayah Nusantara lain. Dalam praktek tidak pernah ada pasukan Majapahit yang dikerahkan menyerang Sunda. Ekspedisi Gajah Mada, melampaui seluruh wilayah Nusantara dengan peperangan dan penaklukan dahsyat.

Gajah Mada menerima inspirasi Timur-Barat, tidak dalam kerangka ekspedisi militer. Makna penyatuan Timur-Barat ditafsirkan dengan sebuah ikatan perkawinan. Hal ini juga difahami oleh Hayam Wuruk. Hayam Wuruk sendiri adalah penamaan Sunda yang berarti “tidak ingin (hayam) gagal (wuruk)”.

            Tanda lain adalah lambang kerajaan Majapahit yang dikenal berupa Surya Majapahit. Lambang ini terserak di seluruh situs Trowulan dan petilasan Majapahit di Indonesia. Surya (Matahari) Majapahit terbit dari timur, tenggelam di ufuk Barat. Lambang yang memperkuat inspirasi penyatuan ke-Timur-an (Majapahit) dan ke-Barat-an (Sunda).

Tidak boleh ada yang menghalangi penyatuan ini. Penyatuan yang tanpa peperangan dan pertempuran. Karena Timur (Pria atau Lingga) adalah pasangan Barat (Wanita atau Yoni). Sebuah lambang kompleks yang sangat dihormati dalam Trantra, sinkretisme agama Shiwa Budha.

Jika ada peperangan, maka akan ada kemusnahan. Ketika musnah,  matahari Majapahit tidak akan mampu terbit. Karena tidak lagi menemukan tempat terbenamnya di Kerajaan Sunda.

Aspek lambang, pemahaman struktur budaya, filosofis, dan motif religius, yang rumit, kompleks dan sangat dominan mewarnai peristiwa perkawinan Majapahit dan Sunda. Realitas ini berbeda dengan pandangan sebagian sejarawan yang menganggap perkawinan ini adalah akal-akalan Gajah Mada.

PENGKHIANATAN PRA ACARA PERNIKAHAN

             Proses pernikahan kedua kerajaan besar ini, telah dirancang dengan detil. Iring-iringan pengantin Sunda menuju Majapahit, tidak terkait dengan pemenuhan Sumpah Palapa, Sumpah Penaklukan Nusantara. Bahkan pengantin sampai ke Majapahit dengan selamat, damai, dan diberikan lokasi di Bubat.

Gajah Mada sang ahli strategi, tidak perlu susah-susah memberikan tempat di Bubat. Jika tujuan awalnya adalah penaklukan. Pasukan Majapahit dapat saja dikerahkan menghancurkan Sunda. Bahkan jika cara licik digunakan, rombongan pengantin tersebut dapat saja dihancurkan di tengah perjalanan, tidak perlu menunggu sampai di Bubat.

Yang gagal diperhitungan Gajah Mada dan Hayam Wuruk, dalam memenuhi ramalan tentang kejayaan Nusantara, akibat perkawinan besar itu,  adalah adanya pihak internal yang berkhianat.

            Sebuah Kidung lama di Majapahit, menceritakan peran sentral Paman Hayam Wuruk, dalam kekacauan Bubat. Paman Hayam Wuruk menginginkan agar putrinya menjadi Prameswari, Permaisuri Majapahit. Perkawinan inspiratif ini ditentang dengan diam-diam. Sebuah pasukan khusus dipersiapkan dan diarahkan menuju Bubat tanpa sepengetahuan Gajah Mada dan Hayam Wuruk.

            Pasukan menyerang Bubat dengan tiba-tiba, menjelang matahari terbit. Akan tetapi telik sandhi Sunda telah mengetahui gerakan mencurigakan ini. Strategi darurat dilakukan oleh rombongan Sunda dengan cepat.

Ketika pasukan Majapahit datang dengan peralatan perang, seluruh lokasi perkemahan telah kosong dari rombongan. Serangan kepada perkemahan tidak menemukan satu pun prajurit Sunda. Sebuah sumber kidung lama menggambarkan, bahwa pasukan Majapahit ini hanya berhasil menebaskan pedang panah pada gedhebog pisang di Bubat. Tidak ada satupun anggota rombongan Sunda yang terluka. Rombongan pengantin berhasil menyingkir dengan cepat.

            Gagal membantai rombongan Sunda, pasukan yang marah menyangka Gajah Mada telah mendahului menyembunyikan rombongan Sunda. Pasukan  bergerak ke kediaman Gajah Mada. Di lapangan depan rumah, istri dan anak Gajah Mada dibantai. Gajah Mada sendiri gagal ditemukan. Dalam versi kidung lain, disebutkan bahwa setelah melihat anak istrinya meninggal, Gajah Mada murka dan moksa (menghilang ke alam dwi pantara) tanpa luka sedikitpun.

Moksanya rombongan Sunda dan Gajah Mada, membuat Hayam Wuruk kebingungan. Keinginan mewujudkan ramalan dan inspirasi Jayabaya terancam gagal. Hayam Wuruk sangat murka dan memutuskan mencari Gajah Mada dan rombongan Sunda ke seluruh Penjuru Pulau Jawa.

            Dalam catatan sejarah dan kidung, perjalanan Hayam Wuruk mengembara ini sangat terkenal. Hayam Wuruk menutupi pengembaraannya dengan menarikan tarian topeng, mancolo putra mancolo putri. Sebuah situs di daerah Pacalang, Majalaya, Bandung, diyakini sebagai lokasi yang juga didatangi oleh Hayam Wuruk untuk mencari Dyah Pitaloka yang moksa ini, disamping banyak lokasi lain yang tersebar di seluruh Pulau Jawa. Bahkan dikerajaan Sunda Hayam Wuruk berhasil menceritakan kehilangan mendalamnya itu pada keluarga raja yang tertinggal. Hal ini pula yang menerangkan mengapa setelah Bubat, negara Sunda tidak balik menyerang Majapahit, akan tetapi justru memberikan upeti sebagai tanda ikatan kekerabatan dan keluarga. Negara Sunda memahami dengan baik moksanya Dyah Pitaloka dan Prabu Linggabhuwana.

Posted in Sejarah | 1 Comment